KebiasaanCincin nikah di tangan kanan atau kiri?
Tidak ada aturan tunggal. Di Indonesia kebiasaan yang paling umum adalah cincin nikah di tangan kiri, tapi banyak budaya lain memakainya di kanan, dan keduanya sama-sama sah.
Kenapa jawabannya berbeda-beda
Letak cincin nikah adalah kebiasaan budaya, bukan ketentuan teknis. Karena itu jawabannya berubah tergantung tempat dan tradisi keluarga. Di sebagian Eropa Timur, Rusia, dan Yunani, cincin nikah lazim dipakai di tangan kanan. Di Indonesia dan sebagian besar negara berbahasa Inggris, kebiasaannya di kiri.
Karena ini soal kebiasaan, tidak ada pilihan yang bisa disebut keliru. Yang paling sering jadi acuan adalah kebiasaan keluarga masing-masing.
Pertimbangan praktisnya
- 01Tangan dominan lebih cepat ausCincin di tangan yang lebih sering dipakai bekerja akan lebih cepat tergores. Ini bukan kerusakan, cuma berarti perlu dipoles lebih sering.
- 02Ukuran kedua tangan berbedaJari manis di tangan dominan biasanya sedikit lebih besar. Jadi ukuran harus diambil dari jari yang benar-benar akan dipakai.
- 03Pekerjaan tertentu perlu dilepasKalau pekerjaanmu berhubungan dengan mesin, cincin di tangan mana pun sebaiknya dilepas saat bekerja demi keamanan.
Kalau berdua ingin berbeda
Ini juga tidak masalah dan cukup sering terjadi, misalnya karena salah satu kidal atau pekerjaannya menuntut. Yang perlu dipastikan cuma satu: ukuran masing-masing diambil dari jari yang benar-benar akan memakainya.