KebiasaanCincin nikah dipakai di jari apa?

Di Indonesia, cincin nikah paling umum dipakai di jari manis tangan kiri. Tapi ini kebiasaan, bukan aturan baku, dan banyak orang memakainya berbeda karena alasan pekerjaan, kenyamanan, atau tradisi keluarga.

Kebiasaan yang umum di Indonesia

Pola yang paling sering dijumpai: cincin tunangan dipakai di jari manis tangan kanan, lalu setelah menikah cincin nikah dipakai di jari manis tangan kiri. Sebagian orang memindahkan cincin tunangannya ke kiri juga, dipakai bertumpuk dengan cincin nikah.

Kenapa jari manis? Ada cerita lama dari Eropa tentang pembuluh darah yang katanya langsung terhubung dari jari itu ke jantung. Secara anatomi cerita itu tidak akurat, tapi kebiasaannya terlanjur melekat dan bertahan sampai sekarang.

Kenapa tidak sama di setiap tempat

Di beberapa negara Eropa Timur dan sebagian Eropa Utara, cincin nikah justru dipakai di tangan kanan. Praktiknya juga berbeda-beda menurut budaya dan keyakinan masing-masing keluarga.

Karena itu kami tidak memberi patokan yang mana yang benar. Yang lebih penting adalah cincinnya nyaman dipakai di jari yang kamu pilih.

Yang lebih menentukan: kenyamanan sehari-hari

Kalau kamu kidal, cincin di tangan kiri akan lebih sering bergesek dan tergores. Kalau pekerjaanmu banyak memakai satu tangan tertentu, pertimbangkan memakainya di tangan yang lain.

Ini juga memengaruhi pengukuran. Jari manis kanan dan kiri sering berbeda ukuran, biasanya tangan dominan sedikit lebih besar. Jadi saat memesan, sebutkan cincin ini akan dipakai di tangan yang mana.

Sudah tahu mau di jari mana?

Sebutkan saat konsultasi, supaya ukurannya kami ambil dari jari yang tepat.

Konsultasi via WhatsApp→